Stoma Dan Fistel Enterokutan

Kedokteran Umum

Share this :

Penulis: Adeodatus Yuda Handaya

ISBN: 978-623-359-038-9

Dilihat: 540 kali

Stock: 20

Ditambahkan: 06 January 2022

Stoma dan fistel enterokutan dapat memberi dampak bagi pasien, baik dari aspek fisiologis, psikologis, sosial, maupun ekonomi. Keterlibatan dokter, perawat, pasien, keluarga, dan masyarakat menjadi sangat penting pada pasien dengan stoma dan fistel enterokutan, tidak hanya dalam merawat dan mengetahui komplikasinya saja, tetapi juga dalam konseling dan mendorong untuk terlibat dalam kelompok pasien sehingga bisa saling menguatkan satu dengan lainnya untuk kesembuhan pasien tersebut.

Rp105.600,00

Rp132.000,00

Stoma atau dikenal juga sebagai ostomi adalah adanya lubang saluran pembuangan kotoran yang sengaja dibuat dari bagian usus ke dinding perut (abdomen); bisa berasal dari usus halus (ileum) maupun usus besar (kolon); dan bisa bersifat menetap ataupun sementara. Indikasi dikarenakan keadaan patologis, baik karena tumor atau keganasan, infeksi, cedera, maupun trauma bagian usus pada sisi bawahnya (atau distalnya bagian sistema usus).

Fistel enterokutan, atau disebut juga fistel intestinal eksternal, adalah adanya lubang berupa saluran yang permukaannya berepitel, menghubungkan organ saluran cerna di permukaan tubuh atau dinding perut yang berisi isi usus atau kotoran. Fistel dapat terbentuk karena keadaan yang tidak diinginkan (yang timbul secara spontan) akibat pascaoperasi ataupun karena keadaan penyakit atau kondisi patologis. Sebagian besar dari fistel sembuh spontan dalam 4-6 minggu dengan penanganan konservatif. Bila penutupan tidak terjadi setelah waktu tersebut merupakan indikasi untuk intervensi atau dilakukan bedah—walaupun dalam beberapa kasus menutup secara spontan dalam rentang waktu 6 bulan hingga 1 tahun atau lebih.

Stoma dan fistel enterokutan dapat memberi dampak bagi pasien, baik dari aspek fisiologis, psikologis, sosial, maupun ekonomi. Keterlibatan dokter, perawat, pasien, keluarga, dan masyarakat menjadi sangat penting pada pasien dengan stoma dan fistel enterokutan, tidak hanya dalam merawat dan mengetahui komplikasinya saja, tetapi juga dalam konseling dan mendorong untuk terlibat dalam kelompok pasien sehingga bisa saling menguatkan satu dengan lainnya untuk kesembuhan pasien tersebut.