Perspektif Ilmu Ilmu Sosial Di Era Digital: Disrupsi Emansipasi Dan Rekognisi

Sosial & Politik

Share this :

Penulis: M. Falikul Isbah , Gregorius Ragil Wibawanto , (Editor)

ISBN: 978-623-359-013-6

Dilihat: 547 kali

Stock: 32

Ditambahkan: 05 September 2021

Premis dari buku ini hanya sederhana: memberikan tawaran rujukan atas pemetaan peluang dan tantangan produksi ilmu sosial dalam konteks Indonesia digital dengan menyadari potensi ketersediaan data sosial baru berbasis digital serta tantangan bias representasi algoritmis dan paradigma sebatas-respon baik dari sisi ekonomi-politik maupun wacana kepemilikan informasi. Premis tersebut hadir dalam delapan artikel yang dikelompokan dalam tiga topik, yakni: metode, budaya, dan ekonomi-politik kerja di era digital. Delapan artikel tersebut menjajaki satu usaha bersama untuk ikut berkontribusi membentuk masyarakat melalui pemaknaan dan pendefinisian kondisi sosial yang emansipatif.

Rp78.400,00

Rp98.000,00

Buku ini memposisikan diri di dalam perdebatan perubahan masyarakat yang mengarah pada periode pasca-industrial di mana teknologi informasi, industri jasa, interaksi digital, dan formasi ekonomi pengetahuan menjadi diskursus publik yang dominan. Masing-masing artikel dalam terbitan ini memandang semesta sosial dan teknologi bukan melalui lensa paradigma terpisah, namun dalam satu kerangka untuk membangun narasi komprehensif (cf.Latour, 1990). Argumentasi yang ditawarkan pada masing-masing artikel merupakan dialog dengan perkembangan terkini ilmu sosial dalam konteks masyarakat digital di atas wacana periode pasca-industrial. Dialog tersebut berada di dalam tiga kelompok topik yang tengah menjadi diskusi sosiologis di arena produksi ilmu sosial baik di tataran global maupun nasional. Tiga topik tersebut menyangkut: 1) metode penelitian sosial yang sesuai untuk situasi digital, terutama terkait penelusuran sosiologis terkait partisipasi individu dalam ruang publik demokratis, 2) produksi budaya dan identitas dalam ketegangan antara praktik konsumsi dan formasi agensi, dan 3) Ekonomi Politik Digital yang membentuk potensi kerja baru yang beragam, lentur, dan rentan. Delapan artikel yang ada di buku ini mencoba untuk berkontribusi di dalam tiga arena tersebut dalam gambar besar situasi terkini masyarakat digital.

Premis dari buku ini hanya sederhana: memberikan tawaran rujukan atas pemetaan peluang dan tantangan produksi ilmu sosial dalam konteks Indonesia digital dengan menyadari potensi ketersediaan data sosial baru berbasis digital serta tantangan bias representasi algoritmis dan paradigma sebatas-respon baik dari sisi ekonomi-politik maupun wacana kepemilikan informasi. Premis tersebut hadir dalam delapan artikel yang dikelompokan dalam tiga topik, yakni: metode, budaya, dan ekonomi-politik kerja di era digital. Delapan artikel tersebut menjajaki satu usaha bersama untuk ikut berkontribusi membentuk masyarakat melalui pemaknaan dan pendefinisian kondisi sosial yang emansipatif. Teknologi adalah keniscayaan yang perlu kita manfaatkan dan kembangkan selaras dengan prinsip emansipasi serta penghormatan pada martabat kemanusiaan dan keadilan sosial. Pada pemajuan nilai-nilai inilah buku ini kami persembahkan.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Pertama, September 2021
  • Tebal 258 halaman (ADA WARNA)
  • Ukuran 15,5 cm x 23 cm
  • Kode Buku P453
  • Categories Sosial & Politik, Sosial & Humaniora