Kimia Organik: Stereokimia Karbohidrat Lemak dan Protein

Kehutanan

Share this :

Penulis: Hardjono Sastrohamidjojo

ISBN: 978-979-420-589-1

Dilihat: 8854 kali

Ditambahkan: 30 November 2018

Buku Kimia Organik yang difokuskan pada stereokimia, karbohidrat, lemak, dan protein merupakan pendahuluan pelajaran Biokimia. Buku ini dapat digunakan untuk mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA dan FPMIPA, Kedokteran, Farmasi, Agrokompleks—meliputi Pertanian, Teknologi Pertanian, Peternakan, dan Kedokteran Hewan—dan sebagainya.

Rp47.600,00

Rp56.000,00

Banyak cara untuk ikut serta mencerdaskan anak bangsa, salah satunya adalah menulis buku ilmu pengetahuan. Penulis menyadari menulis buku tidak mudah. Pada dasarnya, menulis buku tidak dapat dipaksa atau diproyekkan, tetapi sudah tumbuh dari diri seseorang. Pikiran yang memacu menulis adalah keinginan untuk memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan, di samping sudah ada rasa senang atau hobi menulis. Bila sudah ada keinginan menulis, kita dapat menulis kapan pun dan di mana pun.

Pengalaman pertama penulis menulis buku pada tahun 1968 setelah menyelesaikan pendidikan sarjana ilmu kimia FMIPA UGM tahun 1967. Pikiran yang mendorong untuk menulis adalah pengalaman saat masih menjadi mahasiswa, betapa susahnya mencari buku referensi pada waktu itu, semua buku ilmu kimia ditulis dalam bahasa Inggris. Karena terdorong oleh keinginan yang kuat dan termotivasi untuk membantu mahasiswa, buku/diktat Kimia Organik dengan ketebalan 250 halaman dapat terselesaikan. Namun, penulis menuai pahala setelah dapat menyelesaikan buku/diktat yang pertama, yaitu sakit hampir sepuluh hari. Hal ini terjadi karena pikiran penulis tercurah pada penulisan sehingga kurang istirahat. Berdasarkan pengalaman pertama tersebut, penulis hingga mendekati usia 70 tahun masih menulis. Harapan penulis semoga apa yang dapat penulis sumbangkan, meskipun hanya sekelumit dari sedemikian luasnya ilmu pengetahuan, dapat bermanfaat. Amin.

Pernah suatu saat seorang mahasiswa saya bertanya, “Prof, laboratorium yang paling canggih ada di mana?” Mungkin jawaban yang diharapkan adalah di negara yang sudah maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. Namun, jawaban saya, laboratorium yang paling canggih adalah pada diri manusia, ciptaan Allah. Manusia dapat menjadi objek dan dapat menjadi subjek. Hingga saat ini apa yang terdapat pada diri manusia, termasuk penyakit dan organ-organ yang rumit, belum terjawab.

Buku Kimia Organik yang difokuskan pada stereokimia, karbohidrat, lemak, dan protein merupakan pendahuluan pelajaran Biokimia. Buku ini dapat digunakan untuk mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA dan FPMIPA, Kedokteran, Farmasi, Agrokompleks—meliputi Pertanian, Teknologi Pertanian, Peternakan, dan Kedokteran Hewan—dan sebagainya.