Ilmu Sosial Politik Masa Depan: Menjawab Megashift

Sosial & Politik

Share this :

Penulis: Poppy S. Winanti (Editor) , Wawan Mas’udi (editor)

ISBN: 978-623-359-196-6

Dilihat: 1370 kali

Stock: 25

Ditambahkan: 05 November 2023

buku ini hadir untuk mendiskusikan perdebatan yang muncul di seputar apa yang berubah, apa wujud nyata dari perubahan tersebut, apa implikasinya, serta bagaimana meresponsnya. Di samping itu, buku ini berusaha menawarkan strategi adaptasi ilmu sosial dan politik untuk menghadapi efek transformatif disrupsi, baik dari segi metode, area riset, ataupun kurikulum pembelajaran. Harapannya, buku ini dapat turut ambil bagian dalam upaya melakukan konseptualisasi disrupsi yang lebih tajam sehingga dapat berkontribusi pada munculnya "state of the art" dalam ilmu sosial dan ilmu politik.

Rp112.000,00

Rp140.000,00

Dalam beberapa dekade terakhir, dunia mengalami perkembangan signifikan yang mendorong terjadinya perubahan besar, yang berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan manusia. Perusakan lingkungan yang bermuara pada perubahan iktim, kemajuan teknologi yang menjadi pangkal transformasi digital, hingga munculnya pandemi COVID-19, merupakan sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat dunia saat ini. Tantangan-tantangan atau yang biasa diberi label sebagai isu-isu global tersebut, telah melahirkan proses yang kerap disebut sebagai disrupsi. Mengingat luasnya cakupan dan skala, serta besarnya dampak yang ditimbulkan dari disrupsi tersebut, telah berkontribusi bagi lahirnya perubahan mendasar dalam kehidupan manusia, yang layak dinamakan sebagai "megashift".

Secara khusus, buku ini berusaha menyajikan perdebatan mengenai konsep disrupsi dan akibat yang ditimbulkan dalam wujud "megashift" secara lebih mendalam, khususnya dalam kaitannya dengan dua disrupsi paling signifikan hari ini: transformasi digital dan perubahan iklim. Pokok bahasan pentingnya adalah tentang bagaimana disrupsi di dua ranah tersebut didudukkan dalam konteks masyarakat pascapandemi dan dinamika ekonomi potitik global yang lebih luas. Untuk itu, buku ini hadir untuk mendiskusikan perdebatan yang muncul di seputar apa yang berubah, apa wujud nyata dari perubahan tersebut, apa implikasinya, serta bagaimana meresponsnya. Di samping itu, buku ini berusaha menawarkan strategi adaptasi ilmu sosial dan politik untuk menghadapi efek transformatif disrupsi, baik dari segi metode, area riset, ataupun kurikulum pembelajaran. Harapannya, buku ini dapat turut ambil bagian dalam upaya melakukan konseptualisasi disrupsi yang lebih tajam sehingga dapat berkontribusi pada munculnya "state of the art" dalam ilmu sosial dan ilmu politik.