Nutrisi Bayi Kecil Rentan

Kesehatan & Kedokteran

Share this :

Penulis: Endy P. Prawirohartono

ISBN: 0

Dilihat: 89 kali

Stock: 0

Ditambahkan: 28 July 2024

Rp0,00

Maaf buku ini sedang tidak tersedia


Kelahiran bayi kurang bulan sering menimbulkan masalah bagi dokter dan tenaga kesehatan yang mengelolanya karena bayi kurang bulan mempunyai risiko kematian dan kesakitan yang lebih tinggi dibanding bayi cukup bulan. Itulah sebabnya bayi kurang bulan termasuk dalam kategori high risk infant. Risiko kematian dan kesakitan makin diperberat dengan faktor-faktor lain, yaitu kadang bayi bergantung pada teknologi untuk menunjang hidupnya, yaitu inkubator untuk menunjang suhu badan yang normal, alat bantu pernapasan, pipa enteral (orogastrik, nasogastrik atau pipa gastrostomi), kateter air kemih, dan bahkan juga dialisis. Faktor lain yang menyebabkan status high risk infont bayi cukup bulan ialah faktor orang tua, keluarga dan masyarakat yang kurang mendukung perawatan bayi, termasul< fasilitas kesehatan yang tidak siap membantu perawatan bayi di rumah. Fasilitas dan tenaga kesehatan setempat harus siap mengatasi kegawatdaruratan, menunjang tumbuh kembang bayi termasuk imunisasi, pengobatan bila bayi sakit dan keterampilan merujuk bayi ke rumah sakit. Kesulitan lain ialah bila bayi mempunyai prognosis buruk yang memang harusdirawat di rumah karena tidak lagi memerlukan perawatan di rumah sakit. Dalam kondisi seperti ini dokter di fasilitas kesehatan setempat juga harus mampu memberikan bantuan terbaik tanpa melakukan tindakan berlebihan yang tidak perlu sehingga bayi dan keluarga dalam kondisi damai dan tenang. Kesakitan dan masalah kesehatan lainnya tidak hanya terjadi segera setelah lahir, tetapi juga sampai masa remaja atau bahkan sampai usia dewasa. Penyakit-penyakit yang sering menyertai kelahiran kurang bulan ialah bronchopulmonary dysplasia, retinopathy of prematurity, sepsis, necrotizing enterocolitis, dan sebagainya.

Bayi kecil bukan hanya bayi KB, tetapi juga bayi berat lahir rendah dan bayi kecil masa kehamilan dengan masalahnya sendiri yang tidak kalah rumitnya dengan bayi KB. Ketiga bayi kecil tersebut sekarang disebut sebagai bayi kecil rentan atau small vulneroble newborn. Bayi kecil dengan kondisi baik dan stabil diizinkan pulang dari rumah sakit bukannya tanpa tantangan. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh tenaga kesehatan dan orang tua ialah cara memberi makan bayi tersebut sehingga tumbuh kembang dan status nutrisi optimal. Asuhan nutrisi yang tidak adekuat menyebabkan hambatan pertumbuhan ekstrauterin yang berlanjut ke gizi kurang, gizi buruk, atau stunting. Sebaliknya, pertambahan berat badan berlebihan menyebabkan risiko kardiometabolik berupa gangguan metabolisme glukose-insulin, obesitas, hipertensi, gangguan fungsi endotel dan perubahan fungsi lipid sebagai faktor risiko aterosklerosis, dan sindrom metabolik. Bayi juga berisiko menderita ADHD, kecemasan, depresi, autisme, dan gangguan kepribadian di masa yang akan datang. Karena rumitnya masalah nutrisi tersebut maka buku ini ditulis. Semoga bermanfaat.