Teknologi Additive Manufacturing (3d Printing) Berbasis Stereolithography

Teknik Mesin

Share this :

Penulis: Muhammad Akhsin Muflikhun

ISBN: -

Dilihat: 303 kali

Stock: 0

Ditambahkan: 27 September 2023

Rp0,00

Maaf buku ini sedang tidak tersedia


Perkembangan yang pesat dalam dunia manufaktur, terutama dalam dunia Additive Manufacturing (manufaktur aditif) biasa disebut AM atau 3D Printing atau layer manufacturing (lapis demi lapis proses manufaktur), telah membuka banyak aplikasi baru yang sebelumnya sangat sulit dilakukan dengan metode konvensional. Proses AM merupakan sebuah proses manufaktur yang berkebalikan dengan manufaktur konvensional seperti milling dan bubut. Dalam hal ini, benda asal dihancurkan atau dikikis sedikit demi sedikit sehingga terbentuk benda yang diinginkan. Pada teknologi AM, benda kerja dibuat dengan cara disusun lapis demi lapis tanpa adanya pengikisan benda kerja.Teknologi AM yang proses penyusunannya dilakukan sedikit demi sedikit dalam lapis demi lapis memberikan banyak keuntungan, seperti hemat benda kerja, rendah energi, dan membuat benda kerja yang kompleks. Salah satu teknologi AM yang berkembang pesat adalah Stereolithographyatau SLA.Teknologi ini ditemukan oleh Kodama pada tahun 1980 yang lebih dikenal dengan metode Vat Photopolymerization. Sejak saat itu, teknologi SLA terus mengalami kemajuan pesat, terutama dalam hal detail dan kepresisian. Berbagai temuan modern tentang teknologi SLA ini mampu memengaruhi banyak industri untuk membuat produk yang rumit menjadi lebih mudah. Teknologi ini sudah banyak diulas oleh berbagai penulis dan peneliti ternama dunia. Namun demikian, khazanah keilmuwan dan ketersediaan bahan bacaan tentang teknologi SLA berbahasa Indonesia masih sulit untuk didapatkan. Buku ini memberikan oase dan bacaan bagi semua kalangan, baik praktisi akademisi yang terdiri dari peneliti, dosen, dan mahasiswa maupun praktisi industri untuk mengenal lebih dekat tentang teknologi SLA. Buku ini mencoba untuk mengisi kekosongan tersebut. Semoga bermanfaat.