Perkampungan Ternak Kambing Wahana Eduwisata dan Sentra Produksi Pedesaaan : Pendekatan Ekonomi Lingkungan Berbasis Sistem Informasi Geografis

Peternakan

Share this :

Penulis: Tri Anggraeni Kusumastuti dan Bowo Susilo

ISBN: 979-420-845-0

Dilihat: 2912 kali

Ditambahkan: 01 October 2014

Buku ini dirancang untuk memunculkan peran perkampungan ternak kambing sebagai salahsatu komoditi yang potensial untuk dikembangkan melalui sistem perkampungan ternak disamping ruminansia lainnya.

Rp85.000,00

Maaf buku ini sedang tidak tersedia


Perkampungan ternak atau kandang kelompok adalah penempatan ternak pada suatu kawasan yang berada di luar pemukiman penduduk. Dalam perkembangannya perkampungan ternak berubah sifat kepemilikannya menjadi barang publik (common property) karena mendatangkan manfaat tidak hanya bagi peternak sebagai produsen tetapi juga bagi institusi pendidikan, praktisi, pemerhati lingkungan , dan masyarakat terutama sebagai sarana pendidikan. Agroeduwisata ternak merupakan salahsatu langkah inovatif yang ditempuh pelaku usaha peternakan untuk membentuk sentra produksi (production centre) ternak sekaligus sumber pendapatan (profit centre) dengan berbasis komoditi ternak dan sekaligus  barang publik sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Buku ini dirancang untuk  memunculkan peran perkampungan ternak kambing sebagai salahsatu komoditi yang potensial untuk dikembangkan melalui sistem perkampungan ternak disamping ruminansia lainnya. Bab 1 dan 2 menjelaskan konsep dan potensi perkampungan ternak dengan meninjau dari kondisi internal dan eksternal serta peran eduwisata peternakan berwawasan lingkungan. Dua bab selanjutnya adalah pemahaman dan terapan sistem perkampungan ternak dengan pendekatan ekonomi lingkungan melalui contoh pengukuran potensi produksi dan apresiasi peternak dan masyarakat terhadap perbaikan lingkungan. Tinjauan dan terapan Sistem Informasi Geografis dijelaskan pada bab berikutnya. Persebaran kelompok ternak kambing di DIY sebagai wilayah yang berpotensi dalam pengembangan ternak kambing dipilih sebagai studi kasus dengan harapan dapat diterapkan pada daerah lain yang mempunyai kesesuaian wilayah geografi dengan DIY. Studi kasus menggambarkan persebaran kelompok ternak kambing berdasarkan kesesuaian tipologi lahan untuk tanaman pakan , sistem pemeliharaan, bangsa ternak, dan elevasi lahan berdasarkan ketinggian tempat sehingga dapat diketahui daerah yang berpotensi untuk pengembangan eduwisata ternak sekaligus sentra produksi. Buku ini mendukung pengembangan teknologi paket ramah lingkungan sesuai dengan konsep pembangunan peternakan berwawasan lingkungan yang dicanangkan Direktorat Jenderal Peternakan Bidang Ruminansia sehingga bermanfaat bagi perencanaan tata kelola ruang, institusi pendidikan, dan pemerhati lingkungan.

 

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Pertama, Oktober 2014
  • Tebal 252 halaman
  • Ukuran 15,5 cm X 23 cm
  • Kode Buku P231
  • Categories Peternakan, Agro & Fauna