Ilmu Administrasi Publik di Indonesia

Sosial & Politik

Share this :

Penulis: Agus Dwiyanto

ISBN: 978-602-386-295-5

Dilihat: 1075 kali

Ditambahkan: 27 August 2018

Dengan memahami adanya perbedaan orientasi dan pusat perhatian dari studi ilmu administrasi publik, para mahasiswa dan praktisi juga dapat memahami mengapa banyak pihak sering kali menjelaskan ilmu administrasi publik secara berbeda-beda. Perbedaan orientasi dan pusat perhatian merupakan bagian dari dinamika yang tak terhindarkan dalam sejarah perkembangan ilmu administrasi publik, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di belahan dunia lainnya.

Rp48.000,00

Selama lebih dari setengah abad, studi administrasi publik di Indonesia telah mengalami perubahan fokus dan orientasi, yang sedikit banyak memengaruhi persepsi para akademisi dan praktisi tentang “apa sebenarnya ilmu administrasi publik itu”. Buku ini mengidentifikasi setidaknya ada empat orientasi dalam pengembangan ilmu administrasi publik, yaitu administrasi pemerintahan, kebijakan publik, governance, dan kepublikan. Walaupun keempat orientasi itu tidak bersifat clear-cut, tetapi dapat dikenali dan penting untuk dideskripsikan agar dapat menjadi bahan perdebatan akademik bagi para praktisi dan akademisi. Tentu dalam kenyataannya, dilihat dari kurikulum yang dimiliki oleh banyak perguruan tinggi yang mengelola program studi Ilmu Administrasi Publik, tumpang-tindih antarpremis dasar dari berbagai orientasi berbeda tersebut tidak dapat dihindari.

Dengan menjelaskan orientasi yang berbeda dalam pengembangan studi ilmu administrasi publik, penulis berharap hal tersebut dapat membantu para akademisi, mahasiswa, dan praktisi untuk memahami dinamika yang terjadi dan memanfaatkannya untuk mengkritik pengembangan studi administrasi publik di perguruan tingginya masing-masing. Dengan memahami adanya perbedaan orientasi dan pusat perhatian dari studi ilmu administrasi publik, para mahasiswa dan praktisi juga dapat memahami mengapa banyak pihak sering kali menjelaskan ilmu administrasi publik secara berbeda-beda. Perbedaan orientasi dan pusat perhatian merupakan bagian dari dinamika yang tak terhindarkan dalam sejarah perkembangan ilmu administrasi publik, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di belahan dunia lainnya.