Penanganan Limbah Industri Peternakan

Peternakan

Share this :

Penulis: Suharjono Triatmojo, Yuny Erwanto, dan Nanung Agus Fitriyanto

ISBN: 978-602-386-122-4

Dilihat: 7108 kali

Ditambahkan: 22 February 2017

Buku ini juga dilengkapi dengan gambar yang dapat membantu pembaca untuk lebih memahami isi dari materi yang dibahas. Buku ini terdiri dari 14 bab. Bab 1 berisi pendahuluan, Bab 2 membahas produksi dan karakteristik limbah ternak, Bab 3 membahas perlakuan fisik, kimia, dan biologi limbah peternakan, Bab 4 membahas prinsip dasar penanganan limbah peternakan, Bab 5 membahas manajemen bau dan gas, Bab 6 membahas penanganan limbah cair secara aerobik, anaerobik, dan fakultatif, Bab 7 membahas penanganan limbah padat, Bab 8 membahas digesti anaerob dan metanogenesis limbah ternak, Bab 9 membahas produksi biogas, Bab 10 membahas teknologi pengomposan limbah padat, Bab 11 membahas studi penelitian terkini terkait manajemen pengolahan limbah industri peternakan, Bab 12 membahas pupuk organik granul, Bab 13 membahas pupuk organik cair, dan Bab 14 membahas strategi menghilangkan amonia dari kotoran ternak.



Rp49.600,00

Rp62.000,00

Limbah merupakan hasil buangan atau sisa dari kegiatan manusia maupun ternak yang sudah tidak terpakai. Limbah yang dihasilkan dari usaha peternakan akhir-akhir ini menjadi permasalahan di masyarakat karena jumlahnya melampaui batas dan tidak terkendali. Limbah tersebut berasal dari sisa pembuangan pakan, kotoran ternak, air bekas pencucian ternak, dan lain sebagainya. Limbah yang dihasilkan terdiri dari limbah padat, cair, dan gas. Limbah padat di antaranya seperti feses, sisa pakan, kulit, tulang, lemak, dan lain-lain. Limbah cair di antaranya urine, air yang digunakan baik untuk minum maupun untuk pembersih kandang. Limbah berupa gas terdiri dari amonia, sulfur, metan, dan H2S. Limbah-limbah ini jika dibiarkan begitu saja akan menimbulkan potensi pencemaran lingkungan yang dapat mengganggu masyarakat. 

Limbah ternak khususnya mengandung bahan organik yang tinggi dan cocok untuk perkembangbiakan bakteri baik aerob maupun anaerob. Penanganan terhadap limbah yang dihasilkan oleh ternak ini perlu dilakukan upaya sedini mungkin untuk meminimalisasi potensi pencemaran lingkungan yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Sebenarnya jika ditangani secara serius, limbah peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bahan yang berguna baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian. Hanya saja, kesadaran masyarakat masih rendah untuk mengolah dan menangani limbah tersebut sehingga tumpukan limbah di sekitar kandang atau industri peternakan masih tinggi.

Buku ini menyajikan materi dan gambaran bagi pelajar dan masyarakat umum yang tertarik untuk mempelajari cara-cara dan metode penanganan limbah ternak maupun industri peternakan yang tepat dan benar, baik skala laboratorium maupun lapangan. Buku ini juga dilengkapi dengan gambar yang dapat membantu pembaca untuk lebih memahami isi dari materi yang dibahas. Buku ini terdiri dari 14 bab. Bab 1 berisi pendahuluan, Bab 2 membahas produksi dan karakteristik limbah ternak, Bab 3 membahas perlakuan fisik, kimia, dan biologi limbah peternakan, Bab 4 membahas prinsip dasar penanganan limbah peternakan, Bab 5 membahas manajemen bau dan gas, Bab 6 membahas penanganan limbah cair secara aerobik, anaerobik, dan fakultatif, Bab 7 membahas penanganan limbah padat, Bab 8 membahas digesti anaerob dan metanogenesis limbah ternak, Bab 9 membahas produksi biogas, Bab 10 membahas teknologi pengomposan limbah padat, Bab 11 membahas studi penelitian terkini terkait manajemen pengolahan limbah industri peternakan, Bab 12 membahas pupuk organik granul, Bab 13 membahas pupuk organik cair, dan Bab 14 membahas strategi menghilangkan amonia dari kotoran ternak.

 

 

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Pertama, OKtober 2016
  • Tebal 192 halaman
  • Ukuran 15,5 cm x 23 cm
  • Kode Buku P308
  • Categories Peternakan, Agro & Fauna