Anotasi Bibliografi Rencana Pembangunan PLTN Di Indonesia

5RIBUAN

Share this :

Penulis: P.M. Laksono, dkk

ISBN: 979-420-290-8

Dilihat: 4087 kali

Ditambahkan: 16 December 1993

Pelantunan program PLTN di Indo­nesia rupanya tidak terbatas pada perso­alan tehnologi semata, tetapi berkaitan erat pula dengan isu-isu lainnya yang menyangkut kehidupan bangsa ini. Pen­dapat yang dilantumkan orang terhadap program pembangunan PLTN di Indo­nesia sangat beragam. Dari satu sisi, orang melihat mengenai perlunya pembangunan PLTN dari perhitungan kebutuhan energi, tetapi sekaligus juga melihat persoalan ekologi yang menyangkut penanganan limbah radioaktifnya.

Rp17.000,00

Maaf buku ini sedang tidak tersedia


Pelantunan program PLTN di Indo­nesia rupanya tidak terbatas pada perso­alan tehnologi semata, tetapi berkaitan erat pula dengan isu-isu lainnya yang menyangkut kehidupan bangsa ini. Pen­dapat yang dilantumkan orang terhadap program pembangunan PLTN di Indo­nesia sangat beragam. Dari satu sisi, orang melihat mengenai perlunya pembangunan PLTN dari perhitungan kebutuhan energi, tetapi sekaligus juga melihat persoalan ekologi yang menyangkut penanganan limbah radioaktifnya. Ada pula yang melihat implementasi program itu dan membicarakan persoalan ekonomi pemba­ngunan yang menyangkut ekonomi nasio­nal. Bahkan ada pula yang melaporkan mengenai keresahan masyarakat calon lokasi proyek yang berada dalam wilayah studi tapak dan studi kelayakan program pembangunan PLTN tersebut.

Anotasi bibliografi ini merupakan produk survey atas aneka ragam pendapat mengenai program PLTN yang telah dilantumkan lewat pelbagai media paling tidak hingga akhir tahun 1992. Untuk memudahkan para pembaca, buku ini dibagi dalam dela­pan topik berdasarkan isu yang dilan­tumkan, meliputi; ekologi, ekonomi, politik, teknis, krisis dan sosio kultural. Kalangan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat dan masya­rakat luas. yang menaruh perhatian pada masalah PLTN, dapat memanfaatkan anotasi ini paling tidak sebagai pintu masuk mencari posisinya dalam wacana: PUSAT LISTRIK TENAGA NUKLIR?