Makanan Tradisional Indonsia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat

Teknologi Pertanian

Share this :

Penulis: Eni Harmayani, Umar Santoso, Murdijati Gardjito

ISBN: 978-602-386-143-9

Dilihat: 478 kali

Ditambahkan: 14 March 2017

Makanan tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik kontribusinya dalam memberikan asupan gizi maupun peranannya sebagai bagian dari budaya masyarakat yang patut untuk dilestarikan. Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki berbagai macam makanan tradisional baik berbasis nabati maupun hewani.

Rp 95.000,00

Makanan tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik kontribusinya dalam memberikan asupan gizi maupun peranannya sebagai bagian dari budaya masyarakat yang patut untuk dilestarikan. Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki berbagai macam makanan tradisional baik berbasis nabati maupun hewani.

Makanan fermentasi tradisional merupakan komoditas pangan yang ekonomis karena bersumber dari pangan lokal. Terlebih lagi makanan fermentasi tradisional ini memiliki arti penting dalam memperkuat jati diri bangsa, sebagai icon dan identitas  dari daerah tertentu, seperti tempe, semayi, dan cabuk dari Jawa Tengah, growol dan gathot dari Yogyakarta, tape Muntilan, brem padat Madiun, tempoyak dari Sumatra, dadih dari Sumatra Barat, bekasam dari Kalimantan, dan lain-lain. Selain meningkatkan aroma dan cita rasa, fermentasi tradisional ternyata juga berkontribusi bagi kesehatan seperti meningkatkan nilai gizi makanan, sumber probiotik dan prebiotik, dan memproduksi berbagai senyawa bioaktif yang menguntungkan.

Sate dan soto merupakan kuliner populer khas Indonesia yang telah mengakar dan dikenal di seluruh pelosok tanah air. Ragam sate Indonesia mencapai 85 resep yang merupakan kuliner khas dari 27 daerah di seluruh Indonesia. World Street Food Congress 2013 bahkan telah memilih sate ayam, soto ambengan, nasi kapo bukittinggi, nasi campur bali Made Weti masuk sebagai kategori 20 besar makanan ternikmat di Asia. Kelengkapan makan sate tidak hanya dibakar bersama bumbu saja, tetapi juga disertai irisan bawang merah, kubis, cabai, tomat, kecap, saus kacang, dengan bumbunya yang gurih, semua tertulis lengkap termasuk resepnya di dalam buku ini.

Soto merupakan masakan berkuah berbasis kaldu asli Indonesia karena bumbunya yang terdiri atas rempah-rempah khas negeri ini. Nasi soto merajai makanan pinggir jalan yang tidak sepi peminat karena praktis, selalu disajikan hangat sekaligus gurih dan segar oleh sambal dan perasan jeruk nipis. Beragam variasi soto menyebabkan orang tidak pernah bosan untuk mencicipinya. Mulai soto padang, soto medan, tekwan, soto betawi, soto bandung, soto semarang, tauto pekalongan, sroto sokaraja, soto kadipiro, soto ambengan, soto kudus, sampai coto makasar hingga 49 resep soto dari seluruh Indonesia dijelaskan di dalam buku ini. Demikianlah semua kenikmatan di bumi Indonesia telah tersaji di depan pembaca.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Kedua, Maret 2017
  • Tebal 257 halaman
  • Ukuran 15,5 cm x 23 c m
  • Warna Full Colour
  • Kode Buku M147
  • Categories Teknologi Pertanian, Budaya

Dalam buku ini dipilih pndkatan dsain dngan prtimbangan justisifikasi tntang ktpatan sbuah kputusan bisnis sangat dipngaruhi olh modl bisnis yang dipilih atau dijalani. Lbih lanjut, pngambilan pndkatan dsain juga didukung olh knyataan bahwa bidang akuntansi manajmn lbih fokus pada asas pngambilan kputusan.