Pengelolaan Perikanan Tuna

Perikanan

Share this :

Penulis: Wayan Kantun

ISBN: 978-602-386-306-8

Dilihat: 1551 kali

Ditambahkan: 27 September 2018

Buku ini berisi tentang model pengelolaan tuna di Indonesia secara umum dan WPPRI 713 secara khusus. Isinya merupakan hasil-hasil penelitian dan implementasi hasil penelitian yang dikombinasikan dengan penelitian dari Selat Makassar, Laut Flores, dan Teluk Bone, ditunjang beberapa hasil penelitian dari luar yang memiliki kaitan dengan isi buku ini.

Rp63.000,00

Rp84.000,00

Ikan tuna merupakan sumber daya pelagis besar dan potensinya di perairan Indonesia cukup tinggi. Ikan ini merupakan sumber daya yang memiliki daya saing tinggi dan pangsa pasar yang luas. Tuna dari berbagai jenis diekspor ke Jepang, Amerika, Eropa, Australia, dan kawasan Asia. Pengusahaan ikan tuna menjadi primadona karena kesadaran masyarakat dunia akan kebutuhan protein hewani, permintaan yang tinggi, harga yang relatif tinggi, sumber lapangan kerja, sumber pendapatan daerah, sumber devisa negara, memiliki nilai sosial yang tinggi, dan sebagai pemersatu suatu bangsa karena sifatnya yang mampu bermigrasi jarak jauh (long distance migratory) sehingga mampu melintasi negara. Sifat tuna yang bermigrasi inilah yang sangat perlu mendapat perhatian dalam mengelolanya.

Indonesia sebagai salah satu negara produsen tuna memiliki kepentingan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya tuna sehingga dalam pengelolaannya membutuhkan kerja sama regional dan internasional. UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan mengamanatkan agar Pemerintah Indonesia berperan secara aktif dalam keanggotaan badan, lembaga, atau organisasi dalam rangka kerja sama pengelolaan perikanan regional dan internasional, seperti Komisi Tuna Samudra Hindia (Indian Ocean Tuna Commission, IOTC), Komisi Perikanan Pasifik Barat dan Tengah (Western and Central Pacific Fisheries Commission, WCPFC), dan Komisi untuk Konservasi Tuna Sirip Biru Selatan (Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna, CCSBT).

Informasi tentang model pengelolaan perikanan tuna di Indonesia sampai saat ini masih sangat terbatas. Hal ini disebabkan terbatasnya penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berhubungan dengan perikanan tuna. Oleh karena itu, perlu kajian yang lebih mendalam, terkait dengan kelembagaan pengelolaan tuna di Indonesia, kesiapan pemerintah, kajian akademik (sosial, ekonomi, biologi, dinamika populasi, dugaan stok, siklus hidup, dan berbagai hal yang berkaitan dengan pemanfaatan tuna).

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis dan beberapa peneliti lainnya, maka kami mencoba menghimpun dalam sebuah buku mini ini. Buku ini berisi tentang model pengelolaan tuna di Indonesia secara umum dan WPPRI 713 secara khusus. Isinya merupakan hasil-hasil penelitian dan implementasi hasil penelitian yang dikombinasikan dengan penelitian dari Selat Makassar, Laut Flores, dan Teluk Bone, ditunjang beberapa hasil penelitian dari luar yang memiliki kaitan dengan isi buku ini.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Pertama, September 2018
  • Tebal 252 halaman
  • Ukuran 15,5 cm x 23 c m
  • Kode Buku P353
  • Categories Perikanan, Agro & Fauna