Teknik Silvikultur Intensif (Silin)

Kehutanan

Share this :

Penulis: Soekotjo

ISBN: 979-420-694-6

Dilihat: 4512 kali

Ditambahkan: 01 December 2009

Buku Teknik silvikultur intensif ini terbit tepat waktu, pada saat hutan Indonesia dalam kondisi rusak parah, potensinya (standing stock) sangat rendah dan berakibat multidimensi, sehingga memerlukan solusi yang tepat dan cepat. Teknik silvikultur intensif merupakan salah satu solusi yang perlu segera dilakukan. Kalau kita kembali pada era bisnis kehutanan pada saat masih jaya (1990), produksi kayu pada waktu itu 28 juta m³ , produksi 2008 kurang dari 10 juta m³ . Dengan Teknik silvikultur intensif yang bhenar, untuk memperoleh produksi sebanyak 56 juta m³/tahun hanya dibutuhkan tanam pengkayaan seluas 100.000 ha/tahun (luas efektif) atau kira-kira hanya 10% dari luas hutan produksi, sehingga sisanya masih dapat dimanfaatkan untukb kegunaan hutan lainnya selain kayu.

Rp61.050,00

Rp111.000,00

Buku Teknik silvikultur intensif ini terbit tepat waktu, pada saat hutan Indonesia dalam kondisi rusak parah, potensinya (standing stock) sangat rendah dan berakibat multidimensi, sehingga memerlukan solusi yang tepat dan cepat. Teknik silvikultur intensif merupakan salah satu solusi yang perlu segera dilakukan. Kalau kita kembali pada era bisnis kehutanan pada saat masih jaya (1990), produksi kayu pada waktu itu 28 juta m³ , produksi 2008 kurang dari 10 juta m³ . Dengan Teknik silvikultur intensif yang bhenar, untuk memperoleh produksi sebanyak 56 juta m³/tahun hanya dibutuhkan tanam pengkayaan seluas 100.000 ha/tahun (luas efektif) atau kira-kira hanya 10% dari luas hutan produksi, sehingga sisanya masih dapat dimanfaatkan untukb kegunaan hutan lainnya selain kayu.

Buku ini disusun dengan format yang khusus, setiap bab didahului oleh topik pokok bahasan dan intisari bahasan, sehingga pembaca akan memperoleh kemudahan dalam mempelajari buku ini.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Pertama, Desember 2009
  • Tebal 455 halaman
  • Ukuran 15,5 cm X 23 cm
  • Kode Buku T044
  • Categories Kehutanan, Agro & Fauna