Berorganisasi untuk Jati Diri dan Kesehatan

Kedokteran Umum

Share this :

Penulis: Anna Marie Wattie dan Sri Purwatiningsih

ISBN: 978-602-386-071-5

Dilihat: 1025 kali

Ditambahkan: 16 June 2016

Buku ini bertujuan mengidentifikasi, menggambarkan, dan mengkaji kiat-kiat sukses di antara organisasi-organisasi MSM dan TG di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan ISEAN dan studi komparatif HIVOS yang berjudul “Strengthening Community Systems to Reduce Vulnerability to and Impact of HIV infection on MSM and TG in Insular South-East Asia”. Penelitian ini berupaya untuk mengisi kesenjangan pemahaman kritis tentang organisasi yang mewadahi kelompok MSM terkait dengan kerentanan terhadap infeksi HIV. Studi dilakukan terhadap organisasi-organisasi yang memberikan pelayanan HIV&AIDS kepada kelompok MSM dan transgender, di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste.

Rp 67.000,00

Kelompok MSM (men who have sex with men) dan transgender merupakan salah satu kelompok yang berisiko terhadap penularan HIV. Laporan kemajuan tentang HIV&AIDS di Asia Tenggara dari WHO tahun 2011 memperkirakan ada 3,5 juta orang yang hidup dengan HIV&AIDS. Termasuk dalam kelompok berisiko tinggi yang hidup dengan HIV&AIDS adalah laki-laki yang berhubungan seks dengan lakilaki atau men who have sex with men (MSM) dan kaum transgender (TG). Dibandingkan dengan MSM yang lebih tertutup terhadap identitasnya, TG justru sangat terbuka. Namun keduanya mengalami kendala ketika mengakses pelayanan kesehatan terkait dengan pilihan orientasi seksual mereka. Dalam hal ini, organisasi berbasis komunitas (community-based organization/CBO) berada di garda depan dalam upaya penyediaan layanan HIV&AIDS kepada kelompok MSM dan TG.
Buku ini bertujuan mengidentifikasi, menggambarkan, dan mengkaji kiat-kiat sukses di antara organisasi-organisasi MSM dan TG di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan ISEAN dan studi komparatif HIVOS yang berjudul “Strengthening Community Systems to Reduce Vulnerability to and Impact of HIV infection on MSM and TG in Insular South-East Asia”. Penelitian ini berupaya untuk mengisi kesenjangan pemahaman kritis tentang organisasi yang mewadahi kelompok MSM terkait dengan kerentanan terhadap infeksi HIV. Studi dilakukan terhadap organisasi-organisasi yang memberikan pelayanan HIV&AIDS kepada kelompok MSM dan transgender, di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste.

MSM (men who have sex with men) and transgender groups are one of the groups at risk of HIV transmission. WHO progress report on HIV&AIDS in South East Asia in 2011 estimated there were 3.5 people living with HIV&AIDS. Among the high risk groups living with HIV&AIDS are men who have sex with men (MSM) and transgender (TG). While MSM is the group so disclose about their identity, TG is very open. Unfortunately, both groups are less able to access health service which
related to their sexual orientation. Community-based Organization (CBO) stands ahead in efforts to provide HIV&AIDS services to MSM and TG groups.
This book aims to identify, describe, and review good practices among MSM and TG organizations in Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Timor Leste. This book is the result of a research conducted by Center for Population and Policy Studies-Gadjah Mada University in cooperation with ISEAN and comparative studies HIVOS under the title of “Strengthening Community Systems to Reduce Vulnerability to and Impact of HIV infection on MSM and TG in Insular South-East Asia”. This research is an effort to fill in the gap of critical understanding towards organizations which facilitates MSM group in relation to their risks to be infected by HIV. This study was conducted to organizations providing HIV&AIDS services to MSM and TG groups in Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Timor Leste.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia and English
  • Cetakan Pertama, April 2016
  • Tebal 227 halaman
  • Ukuran 15,5 cm X 23 cm
  • Kode Buku B056
  • Categories Kedokteran Umum, Kesehatan

Dalam buku ini dipilih pndkatan dsain dngan prtimbangan justisifikasi tntang ktpatan sbuah kputusan bisnis sangat dipngaruhi olh modl bisnis yang dipilih atau dijalani. Lbih lanjut, pngambilan pndkatan dsain juga didukung olh knyataan bahwa bidang akuntansi manajmn lbih fokus pada asas pngambilan kputusan.