Antioksidan dalam Penanganan Sindrom Metabolik

Kedokteran Umum

Share this :

Penulis: Sunarti

ISBN: 978-602-386-922-0

Dilihat: 88 kali

Ditambahkan: 19 January 2021

Buku Antioksidan dalam Penanganan Sindrom Metabolik ini merupakan kumpulan hasil penelitian maupun teori yang menguraikan jenis, sumber, dan manfaat antioksidan bagi kesehatan, terutama untuk mengatasi sindrom meta bolik. Patogenesis sindrom metabolik melibatkan banyak faktor, termasuk stres oksidatif. Stres oksidatif dipicu oleh adanya radikal bebas secara endogen (metabolisme seluler normal) maupun eksogen (paparan faktor lingkungan). Radikal bebas memiliki efek membahayakan sekaligus menguntungkan bagi tubuh. Efek menguntungkan radikal bebas didapatkan jika konsentrasi sedang dan terlibat dalam fungsi fisiologis. Bila konsentrasi radikal bebas tinggi, akan menyebabkan stres oksidatif yang memperantarai berbagai gangguan kesehatan,termasuksindrom metabolik.

Rp47.600,00

Rp68.000,00

Buku Antioksidan dalam Penanganan Sindrom Metabolik ini merupakan kumpulan hasil penelitian maupun teori yang menguraikan jenis, sumber, dan manfaat antioksidan bagi kesehatan, terutama untuk mengatasi sindrom meta bolik. Patogenesis sindrom metabolik melibatkan banyak faktor, termasuk stres oksidatif. Stres oksidatif dipicu oleh adanya radikal bebas secara endogen (metabolisme seluler normal) maupun eksogen (paparan faktor lingkungan). Radikal bebas memiliki efek membahayakan sekaligus menguntungkan bagi tubuh. Efek menguntungkan radikal bebas didapatkan jika konsentrasi sedang dan terlibat dalam fungsi fisiologis. Bila konsentrasi radikal bebas tinggi, akan menyebabkan stres oksidatif yang memperantarai berbagai gangguan kesehatan,termasuksindrom metabolik.

Penyandang sindrom metabolik umumnya mengalami stres oksidatif yang memicu perkembangan diabetes melitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Tubuh memiliki sistem pertahanan antioksidan enzimatis yang terdiri atas superoksid dismutase (SOD), glutation peroksidase (GPx), dan katalase serta nonenzimatis, seperti glutation (GSH). Akan tetapi, dalam kondisi stres oksidatif yang berat seperti pada sindrom metabolik, tambahan antioksidan dari luar, seperti vitamin C, vitamin E, beta karoten, antosianin, atau lainnya sangat diperlukan.

Dalam buku ini dijelaskan mekanisme stres oksidatif, faktor yang menginduksinya, serta jalur metabolisme yang dipengaruhinya. Mekanisme antioksidan dalam mengatasi stres oksidatif juga akan diuraikan secara mendalam. Peran 160 antioksidan eksogen dari bahan makanan telah terbukti bermanfaat mengatasi stres oksidatif berdasarkan penelitian pada hewan percobaan maupun manusia disajikan secara rinci. Buku ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pedoman pembaca dalam mencegah dan mengatasi sindrom metabolik sehingga tidak berkembang menjadi diabetes melitustipe 2 atau penyakit kardiovaskular.