Penyakit Tular Rodensia

Kedokteran Hewan

Share this :

Penulis: Ristiyanto

ISBN: 979-420-897-3

Dilihat: 3714 kali

Ditambahkan: 01 January 2016

Penyakit tular rodensia merupakan salah satu zoonosis. Penyakit bersumber binatang ini ditularkan oleh binatang pengerat, terutama tikus. Saat ini telah teridentifikasi penyebab penyakit tular rodensia, yaitu 31 jenis penyakit tular rodensia disebabkan oleh cacing, 28 jenis disebabkan oleh virus, 26 jenis disebabkan oleh bakteri, 14 jenis disebabkan oleh protozoa, 8 jenis disebabkan oleh ricketsia, dan 4 jenis penyakit disebabkan oleh jamur. Penyakit tular rodensia dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan.

Rp88.875,00

Rp118.500,00

Penyakit tular rodensia merupakan salah satu zoonosis. Penyakit bersumber binatang ini ditularkan oleh binatang pengerat, terutama tikus. Saat ini telah teridentifikasi penyebab penyakit tular rodensia, yaitu 31 jenis penyakit tular rodensia disebabkan oleh cacing, 28 jenis disebabkan oleh virus, 26 jenis disebabkan oleh bakteri, 14 jenis disebabkan oleh protozoa, 8 jenis disebabkan oleh ricketsia, dan 4 jenis penyakit disebabkan oleh jamur. Penyakit tular rodensia dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular rodensia melibatkan beberapa komponen, baik binatang rodensia, lingkungan, ektoparasit/endoparasit, maupun perilaku manusia secara langsung dan tidak langsung mendukung kelangsungan hidup dari tikus. Sebaran penyakit tular rodensia hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tular rodensia yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti leptospirosis dan pes. Sampai saat ini banyak penyakit tular rodensia di Indonesia belum diketahui, karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan untuk mewaspadai dan mencegah penularan penyakit tular rodensia, sangat penting menginformasi-kan dasar-dasar keterpaduan pengetahuan identifikasi jenis, bionomi tikus beserta parasit dan jenis penyakit yang ditimbulkan. Pengetahuan tentang metode pencegahan penyakit tular rodensia dengan penekanan pengendalian tikus dan parasit, serta cara-cara pengamatan ekologi dan koleksi tikus beserta parasitnya sangat membantu dalam mengetahui, memahami dan mengen-dalikan penyakit tular rodensia.