Seni Pertunjukan Indonesia di Era Globalisasi

Budaya

Share this :

Penulis: R.M. Soedarsono

ISBN: 979-420-512-5

Dilihat: 2099 kali

Ditambahkan: 01 January 2015

Buku ini merupakan semacam ensiklopedia mini yang menyajikan secara lengkap perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. Untuk itulah perlunya penelusuran sejarahnya sejak masa prasejarah hingga masa kini, karena ada beberapa bentuk seni pertunjukan yang jika dilihat dari aspek kesejarahannya jelas berasal dari zaman prasejarah namun masih dapat dinikmati di masa kini.

Rp 54.000,00

Buku ini merupakan semacam ensiklopedia mini yang menyajikan secara lengkap perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. Untuk itulah perlunya penelusuran sejarahnya sejak masa prasejarah hingga masa kini, karena ada beberapa bentuk seni pertunjukan yang jika dilihat dari aspek kesejarahannya jelas berasal dari zaman prasejarah namun masih dapat dinikmati di masa kini.
Seni pertunjukan itu sendiri memiliki tiga fungsi. Pertama, sebagai sarana ritual. Fungsi ini berkembang di kalangan masyarakat yang masih mengacu pada nilai-nilai budaya agraris dan masyarakat yang memeluk agama yang dalam kegiatan ibadahnya sangat melibatkan seni pertunjukan. Kedua, sebagai hiburan pribadi. Dalam fungsi ini, umumnya penikmatnya adalah kaum pria sedangkan penari wanita lebih berperan sebagai yang menghibur. Dan fungsi yang terakhir adalah sebagai presentasi estetis, yaitu sebuah ruang bagi seniman untuk menampilkan karyanya di hadapan khalayak umum.
Pada bagian ketiga buku ini menjelaskan lebih detail berbagai seni pertunjukan yang berfungsi sebagai presentasi estetis serta hubungannya dengan pariwisata di era globalisasi, di mana seni pertunjukan menjadi sebuah komoditas yang dijual untuk para wisatawan

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Kedua: 2010
  • Tebal 418 halaman
  • Ukuran 14,5 cm x 21 cm
  • Kode Buku S046
  • Categories Budaya

Dalam buku ini dipilih pndkatan dsain dngan prtimbangan justisifikasi tntang ktpatan sbuah kputusan bisnis sangat dipngaruhi olh modl bisnis yang dipilih atau dijalani. Lbih lanjut, pngambilan pndkatan dsain juga didukung olh knyataan bahwa bidang akuntansi manajmn lbih fokus pada asas pngambilan kputusan.