Penilaian Otentik Dalam Pembelajaran Bahasa

Budaya

Share this :

Penulis: Burhan Nurgiantoro

ISBN: 979-420-759-4

Dilihat: 2064 kali

Ditambahkan: 23 April 2015

Penilaian otentik dalam pembelajaran memrasyaratkan dua hal yang mesti ada, yaitu kinerja dan bermakna. Dalam mata pelajaran Bahasa (Indonesia), hal itu berarti bahwa pengukuran hasil pembelajaran harus berupa kinerja berbahasa aktif produktif yang mencerminkan kebutuhan kehidupan nyata tersebut.

Rp 41.500,00

Kurikulum Berbasis Kompetensi, yang kini bernama Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), menekankan capaian kompetensi untuk melakukan sesuatu sesuai dengan karakteristik tiap mata pelajaran. Hal itu antara lain ditandai dengan pelaksanaan pembelajaran yang mempergunakan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL, Contextual Teaching and Learning). Pendekatan pembelajaran kontekstual, pada giliran selanjutnya, menghendaki penilaian hasil pembelajaran dengan mempergunakan model penilaian otentik (Authentic Assessment). Penilaian otentik dalam pembelajaran memrasyaratkan dua hal yang mesti ada, yaitu kinerja dan bermakna. Dalam mata pelajaran Bahasa (Indonesia), hal itu berarti bahwa pengukuran hasil pembelajaran harus berupa kinerja berbahasa aktif produktif yang mencerminkan kebutuhan kehidupan nyata tersebut. Berbagai kinerja berbahasa yang diujikan di kelas haruslah mencerminkan kebutuhan kinerja berbahasa yang sesungguhnya atau yang dibutuhkan di dunia kerja.

Penilaian otentik tidak dimaksudkan untuk menggantikan penilaian tradisional, khususnya bentuk tes objektif pilihan ganda yang lebih bersifat merespons jawaban yang lazim dipergunakan dalam ujian-ujian akhir seperti ujian nasional (UN) dan ulangan umum (UU). Ia hadir untuk saling melengkapi dan menutup kekurangan penilaian objektif. Skor hasil pengukuran penilaian otentik mencerminkan kompetensi berbagai bentuk kinerja berbahasa peserta didik sepanjang kegiatan pembelajaran, sedang skor hasil pengukuran tes objektif pada akhir pembelajaran menunjukkan capaian kompetensi selama satuan waktu tertentu. Berbagai hal terkait dengan penilaian otentik dikemukakan dalam buku ini, termasuk pengolahan skor-skor hasil pengukuran, dan tidak menutup kemungkinan untuk dipakai dalam mata pelajaran bahasa-bahasa yang lain. Selain itu, model penilaian otentik yang dikembangkan dalam buku ini juga dapat dipergunakan untuk sekolah-sekolah jenjang yang lain, misalnya SMA dan SMK, dengan sedikit penyesuaian jika diperlukan.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Kedua, April 2015
  • Tebal 148 halaman
  • Ukuran 15,5 x 23 cm
  • Kode Buku P187
  • Categories Budaya, Kamus

Dalam buku ini dipilih pndkatan dsain dngan prtimbangan justisifikasi tntang ktpatan sbuah kputusan bisnis sangat dipngaruhi olh modl bisnis yang dipilih atau dijalani. Lbih lanjut, pngambilan pndkatan dsain juga didukung olh knyataan bahwa bidang akuntansi manajmn lbih fokus pada asas pngambilan kputusan.