Eksotisme Megalitik Nusantara

Budaya

Share this :

Penulis: Bagyo Prasetyo

ISBN: 978-602-386-030-2

Dilihat: 2761 kali

Ditambahkan: 05 December 2016

Fantastis, itulah ungkapan untuk menggambarkan eksotisme megalitik Indonesia. Fenomena megalitik muncul sebagai manifestasi gagasan kepercayaan terhadap pemujaan nenek moyang. Kehadirannya tentu saja dipicu oleh adanya inovasi-inovasi teknologi pada masyarakat akhir prasejarah yang membawa dampak dalam perkembangan kebudayaan. Manusia yang semula hidupnya bergantung sepenuhnya pada alam melalui berburu dan meramu, kemudian berubah mulai menguasai alam sekitarnya. Segala upaya dilakukan untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya melalui penyempurnaan kegiatan, baik dalam cara-cara pembiakan ternak, pemilihan benih-benih tanaman, maupun dalam penemuan alat-alat batu yang cocok untuk keperluan sehari-hari.

Rp38.400,00

Rp64.000,00

Fantastis, itulah ungkapan untuk menggambarkan eksotisme megalitik Indonesia. Fenomena megalitik muncul sebagai manifestasi gagasan kepercayaan terhadap pemujaan nenek moyang. Kehadirannya tentu saja dipicu oleh adanya inovasi-inovasi teknologi pada masyarakat akhir prasejarah yang membawa dampak dalam perkembangan kebudayaan. Manusia yang semula hidupnya bergantung sepenuhnya pada alam melalui berburu dan meramu, kemudian berubah mulai menguasai alam sekitarnya. Segala upaya dilakukan untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya melalui penyempurnaan kegiatan, baik dalam cara-cara pembiakan ternak, pemilihan benih-benih tanaman, maupun dalam penemuan alat-alat batu yang cocok untuk keperluan sehari-hari.

Nusantara sebagai wilayah kepulauan yang terikat oleh ribuan pulaumerupakan lahan emas bagi perkembangan megalitik. Wilayah kepulauan Nusantara merupakan jalur perlintasan strategis yang menghubungkan daratan Asia dengan wilayah Australia dan kepulauan Pasifik. Tidak mengherankan jika benda-benda megalitik tersebar di berbagai wilayah kepulauan dalam berbagai corak dan ragamnya.

Hadir dan berkembangnya megalitik di kepulauan Nusantara menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait dengan asal muasal megalitik, siapa manusia pendukungnya, kapan megalitik tumbuh dan berkembang, dan sejauh mana diasporanya. Hal tersebut merupakan topik aktual yang masih banyak diperdebatkan.Megalitik sebagai sebuah fenomena yang hidup dan berkembang mulai dari periode akhir prasejarah di Indonesia akhirnya membentuk komunitas-komunitas dengan berbagai kekhasan lokalnya sesuai dengan kondisi dan lingkungan pada masing-masing wilayahnya. Disinilah letak keeksotisan megalitik Indonesia ditinjau dari berbagai aspek bentuk, ragam, dan perilaku masyarakat pendukungnya.

 

 

 

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Kedua, Desember 2016
  • Tebal 186 halaman
  • Ukuran 14,5 cm X 21 cm
  • Kode Buku E036
  • Categories Budaya, Sosial & Humaniora