Centhini Tambangraras-Amongraga Jilid X

Budaya

Share this :

Penulis: Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangkunagara III (Sunan Paku Buwana V)

ISBN: 979-420-632-6

Dilihat: 2431 kali

Ditambahkan: 01 December 2008

Serat Centhini yang ditulis dalam kurun waktu 1814-1823 dan oleh penyadurnya disebut sebagai “Ensiklopedi Budaya Jawa” merupakan buku yang sangat berharga mengingat buku ini membicarakan banyak perkara. Ia begitu kaya dengan perincian situasi dan peristiwa. Ceritanya selalu mengandung maksna yang bisa diamalkan dalam kehidupan riil. Cara berceritanya pun sangat khas. Semuanya menjadikannya pantas dibaca oleh individu-individu yang senang berpikir. Ia juga layak dibaca oleh mereka yang ingin memperoleh nilai-nilai agung di dalam kehidupan yang sudah menampakkan ciri pragmatism.

Rp32.175,00

Rp58.500,00

Rombongan Jayengresmi sampai di Desa Lembuasta. Mereka dijamu oleh Ki Kidang Wiracapa dengan berbagai makanan, minuman, dan tontonan. Jayengraga kemudian jatuh hati dengan Rara Widuri. Keduanya akhirnya dinikahkan. Selama berada di Desa Lembuasta, rombongan Jayengresmi banyak mendapat wejangan dari Ki Kidang Wiracapa.
Jeyengresmi dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan, meninggalkan Desa Lembuasta. Rara Widuri yang ditinggalkan Jayengraga akhirnya menjadi sakit ingatan, meski kemudian akhirnya dapat sembuh setelah diobati dengan ramuan tradisional. Sementara itu, setelah singgah di berbagai tempat, perjalanan rombongan Jeyengresmi akhirnya sampai kembali di Desa Wanamarta.
Seh Amongraga di Desa Kanigara, Gunung Kidul Pantai Selatan menjadi pemuka masyarakat, tetapi ia tidak melaksanakan syariat. Tumenggung Wiraguna atas perintah Sultan Agung di Mataram mendapat tugas menghukum Seh Amongraga. Seh Amongraga dihukum larung. Pengikut Seh Amongraga, Jamal dan Jamil, melaporkan kejadian itu kepada mertuanya, Ki Bayi Panurta, dan istrinya, Niken Tambangraras.

  • Bahasa Teks Buku Indonesia
  • Cetakan Pertama: Oktober 2006
  • Tebal 240 halaman
  • Ukuran 14,5 cm x 21 cm
  • Kode Buku C013
  • Categories Budaya, Sosial & Humaniora